

Pemalang – Polsek Petarukan Polres Pemalang datangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat tanpa identitas yang terapung di obyek wisata Wulanjati ikut desa Kendalrejo Kec.Petarukan Selasa (19/04) sore
Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho melalui Kapolsek Petarukan AKP Heru Irawan menyatakan, kejadian ini dilaporkan oleh seorang saksi, SY (47) “bermula saat SY (47) mendapat informasi dari warga bahwa ada mayat yang terapung dipantai obyek wisata Wulanjati ,Kemudian SY (47) mendatangi ketempat tersebut untuk cek kebenarannya ,dan benar bahwa ada sesosok mayat laki-laki yang terapung di bibir Pantai ,selanjutnya SY melaporkan kejadian tersebut ke posek Petarukan,” kata Kapolsek Petarukan
saat olah TKP menurut keterangan medis dari Puskesmas Klareyan Dr Wendy menjelaskan bahwa korban meninggal akibat karena tenggelam di àir laut dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban .Kemudian Korban di bawa Ke RSUD Dr.M.ASHARI Pemalang untuk dipulasarakan di ruang jenasah secara layak,” jelasnya
Kapolsek juga mengatakan, untuk identitas belum bisa disebutkan, karena masih menunggu tim Inafis melakukan idenfifikasi mayat “Kalau melihat ciri-cirinya persis seperti penemuan mayat di Mojo Ulujami,” jelasnya.

Sementara itu sebelumnya, Kapolsek Ulujami AKP Suryadi menyampaikan, berdasarkan laporan nelayan, ciri-ciri mayat adalah berjenis kelamin laki-laki dan memakai celana warna hitam. Hal itu seperti disampaikan saksi Darminto, seorang nelayan warga Desa Mojo RT. 05 RW.08 Kecamatan Ulujami pada Senin (19/4) pukul 11.30 WIB saat pertama kali menemukan mayat tersebut.

Saat itu Darminto yang hendak memasuki dermaga TPI Mohon sehabis melaut melihat sosok mayat laki-laki yang terelntang dengan memakai celana warna hitam. Saat
itu dia mengambil foto korban lalu mengirimkan ke grup nelayan Desa Mojo Kecamatan Ulujami dan salah satu nelayannlagi mengirimkan ke Kadus Desa Mojo dan mengirimkan lagi ke Polsek Ulujami dan terus berantai dikirimkan ke Polair Polres Pemalang.
Polsek Ulujami bersama Polair, BPBD Pemalang, unit identifikasi Polres, Puskesmas Mojo, Kasi Trantib Kecamatan, Perangkat Desa Mojo, dan tim SAR menuju ke dermaga pantai dengan menggunakan perahu wisata ke tempat kejadian untuk mencari keberadaan mayat. “Setelah di sisir ke pinggir pantai selamat 3 jam mayat belum ditemukan serta kondisi air laut sudah pasang, akhirnya tim kembali untuk konsolidasi dan akan di lanjutkan pencarian besok pagi,” terang Suryadi.
Siap Jaga Pemalang (SIGAP)