


PEMALANG – Kapolsek Watukumpul Polres Pemalang memimpin anggota cek TKP penemuan kerangka manusia di hutan pinus petak 17 A RPH Wisnu ikut desa Wisnu Kec. Watukumpul Kab. Pemalang pada Selasa siang (25/2/2020)
Awal mulanya Anggota SPKT Polsek Watukumpul menerima laporan dari warga masyarakat sekitar jam 10.00 wib telah di temukan tulang kerangka manusia dan batok kepala, selanjutnya piket melaporkan kepada Kapolsek, dengan sigap laporan tersebut ditindaklanjuti, lalu Kapolsek memberikan arahan kepada anggota SPKT dan piket fungsi (reskrim dan intelkam) kemudian menuju tempat kejadian perkara di Desa WIsnu Kec.Watukumpul Kab.Pemalang, terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Setibanya di Balai Desa Wisnu, kemudian bersama team medis Puskesmas Watukumpul dan perangkat Desa Wisnu Watukumpul Pemalang menuju lokasi kejadian yang berada di hutan pinus petak 17 A Resort Pemangkuan Hutan Wisnu ikut wilayah desa Wisnu Kec. Watukumpul Kab. Pemalang, jelas Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Petak 17 A Resort Pemangkuan Hutan Wisnu ikut wilayah desa Wisnu Kec. Watukumpul Kab. Pemalang adalah wilayah hutan yang ditumbuhi pohon pinus, lokasi tersebut jauh dari pemukiman penduduk, papar Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Saksi yang awal mulanya mengetahui kejadian tersebuit adalah HARIS ABDULAH bin MUHADI (40 th) dan AGUS TARYO bin RASMAN (49 th), keduanya bertempat tinggal di Desa Kuta Rt 4/9 Belik Pemalang, sedang mencari bahan bonsai serut dan mencium bau busuk di sekitar lokasi kemudian berupaya mencari arah bau busuk tersebut, lalu mendapati dari atas batu dan kurang lebih 1 meter melihat tulang kerangka manusia dan batok kepala, ungkap Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Polsek Watukumpul Polres Pemalang bersama team medis Puskesmas Watukumpul tiba dilokasi dan cek kondisi kerangka manusia dan batok kepala tersebut, setelah beberapa saat dilakukan pemeriksaan dapat disimpulkan bahwa tidak ada tanda – tanda penganiayaan pada korban, terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Kanitreskrim Polsek Watukumpul Polres Pemalang Aiptu Eko menuturkan, bahwa pihaknya menginterogasi beberapa orang warga, mendapatkan keterangan dari KUSWANTO bin TARNO (56 th) alamat Desa Majalangu Rt 5/5 Watukumpul Pemalang bahwa sekitar beberapa bulan yang lalu melihat ada orang kurang waras kejiwaanya berada disekitar hutan pinus sehingga dimungkinkan kerangka manusia dan batok kepala tersebut adalah yang dimaksudkan, sebab dihutan tersebut juga sangat minim bahan makanan dan jauh dari sumber air, bisa jadi orang kurang waras tersebut tidak konsumsi makan maupun minum hingga akhirnya meninggal dunia.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak keluarga yang mengaku merasa kehilangan anggota keluarganya, jika ada mohon segera melaporkan ke Polsek Watukumpul Polres Pemalang, terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Kerangka manusia dan batok kepala tersebut akhirnya dimakamkan di pemakaman umum Desa WIsnu Kec Watukumpul Pemalang oleh warga setempat, tutup Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Siap Jaga Pemalang
(SIGAP)