

Polres Pemalang – Tribratanews.jateng.polri.go.id, Untuk pertama kalinya, Polres Pemalang menggelar Turnamen E-Sport, dengan dua kategori game, yaitu Mobile Legends dan Freefire, turnamen tersebut akan diikuti 600 peserta yang merupakan pelajar dari 32 sekolah tingkat SMP dan SMA.
“Pendaftarannya gratis atau tidak dipungut biaya, turnamen diselenggarakan pada 26 April 2026 di gelanggang Olahraga (GOR) Kridanggo Pemalang,” kata Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana.
Kapolres Pemalang mengatakan, peserta dari jenjang SMP, berasal dari SMP Muhammadiyah 7 Ampelgading, SMPN 1 Bantarbolang, MTSN 01 Pemalang, SMPN 3 Taman, SMPN 6 Taman, SMPN 04 Pemalang dan SMPN 2 Pemalang.
“Kemudian peserta dari jenjang SMA, berasal dari SMAN 1, 2 dan 3 Pemalang, SMAN 1 Petarukan, SMAN 1 Ulujami, SMK Al Falah Moga, SMK Satya Praja 1 dan 2 Petarukan, SMK Islam Al Khoriyah, SMK Nusantara Comal, MAN Pemalang, SMK NU Bodeh, PPM Al Manaar,” kata Kapolres Pemalang.
“Selanjutnya dari SMKN 1 Ampelgading, SMKN 2 Pemalang, SMK Bhakti Pertiwi, SMK PGRI 1 dan 2 Taman, SMK PGRI 3 Randudongkal, SMK Texmaco Pemalang, SMAN 1 Comal, SMA PGRI 1 Taman, SMA Pangudi Luhur Santo Lukas, SMK Muhammadiyah 1 Pemalang dan SMK Muhammadiyah 6 Comal,” imbuh Kapolres Pemalang.
Kapolres Pemalang mengatakan, ratusan peserta yang mengikuti turnamen tersebut tergabung dalam 128 tim, dimana masing-masing tim terdiri dari 4 sampai dengan 5 pemain.
“Sistem pertandingan yang diterapkan dalam turnamen, baik Mobile Legends maupun Freefire adalah sistem knockout dari babak awal, semifinal hingga grandfinal,” kata Kapolres Pemalang.
Kapolres Pemalang mengatakan, turnamen ini bertujuan untuk mengarahkan generasi muda, khususnya para pelajar di Kabupaten Pemalang pada hal-hal positif.
“Dengan menyalurkan hobi melalui permainan game yang lebih edukatif dan kompetitif, diharapkan para pelajar di Kabupaten Pemalang tidak terjerumus pada perbuatan negatif, yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” kata Kapolres Pemalang.
“Seperti perjudian online, penipuan digital, kejahatan siber, tawuran, perilaku sex bebas, balap liar, perundungan, hingga penyalahgunaan narkoba,” imbuh Kapolres Pemalang.
Sebelum kompetisi dimulai, Kapolres Pemalang mengatakan, para peserta juga mengucapkan ikrar, sebagai komitmen untuk menjadi generasi muda yang patuh hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas dan etika, baik di lingkungan sekolah, masyarakat maupun dunia digital.
“Kami berharap, para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, serta mampu memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui hobi maupun kegiatan-kegiatan positif lainnya,” kata Kapolres Pemalang.
Kapolres Pemalang mengatakan, turnamen E-Sport Kapolres Pemalang Cup menyediakan total hadiah sebesar 10 juta rupiah, sertifikat, piala serta hadiah menarik lainnya.
“Selain memperebutkan hadiah bergengsi, harapannya kegiatan ini juga dapat membangun ekosistem E-Sport yang sehat, serta mempererat kedekatan antara Kepolisian dengan generasi muda,” kata Kapolres Pemalang.
Humas Polres Pemalang