

PEMALANG – Posko Kampung Siaga Candi PPKM Skala Mikro Desa Gondang dan Sokawangi Kec. Taman Kab. Pemalang menerima kunjungan dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PPKM Mikro Kab. Pemalang, Kamis (18/03/2021)

Sebagaimana diketahui PPKM berskala Mikro Tahap Ke-3 telah diperpanjang hingga tanggal 22 Maret 2021 mendatang sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 5 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian penyebaran Covid-19
Kegiatan tersebut dihadiri Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PPKM Mikro Kab. Pemalang antara lain Kadisparpora Kab. Pemalang yang diwakili oleh Kabid Sarana Pariwisata bapak Ir. Imam Santoso, S.T,.M.T., Kasi Ekonomi Kreatif bapak Aris Sumarso, S.Kom, Forpimka Taman, Kepala Puskesmas Jebed Kec. Taman serta Kades Gondang dan Sokawangi beserta perangkatnya
Imam Santoso dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas terbentuknya Posko Kampung Siaga Candi di wilayah Kec. Taman diantaranya di Desa Gondang dan Sokawangi ini dimana organisasi dan prokesnya sudah siap dan lengkap
“Dari tingkat Rukun Tetangga (RT) hingga tingkat desa harus tahu persis bagaimana pelaksanaan PPKM Mikro yang ada di wilayahnya dan bagaimana perkembangan virus Corona, semakin menurun atau bahkan semakin meningkat serta agar selalu update data jika ada pasien baru yang terpapar virus Covid-19” tambah Aris Sumarso
Sementara itu Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Taman AKP Marhaendro ketika dikonfirmasi di tempat yang berbeda menuturkan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro Penanganan Covid-19 di wilayah Kec. Taman khususnya di tingkat desa hingga tingkat Rukun Tetangga (RT)
“Mari untuk bersama-sama selalu disiplin mematuhi Protokol Kesehatan 5M dalam setiap kegiatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas untuk memutus penyebaran virus Corona” pungkasnya
Siap Jaga Pemalang (SIGAP)