


PEMALANG – Satgas Nusantara Polsek Watukumpul mengutamakan pendekatan soft approach untuk mendinginkan suasana pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 2020
Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio mengatakan, satuannya mengutamakan pendekatan soft approach untuk mendinginkan suasana pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 2020.
“Soft approach lebih mendominasi, yaitu 80 persen. Sedangkan hard approach, penegakan hukum hanya 20 persen,” kata Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio
Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio menjelaskan, langkah-langkah yang masuk ke dalam soft approach yaitu melalui manajemen sosial, manajemen media, dan kemitraan.
Dalam manajemen sosial, Satgas Nusantara Polri berkoordinasi dengan tokoh-tokoh yang memiliki pendukung dari akar rumput. “Kami minta beliau bersuara menyampaikan bagaimana pilkada berjalan aman lancar,” terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio
Adapun cara penyampaiannya adalah dengan memberikan ruang kepada mereka melalui talkshow di televisi dan radio, membuat tulisan, dan menyampaikan ceramah di tempat ibadah, ungkap Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio
“Intinya bagaimana menyuarakan kesejukan-kesejukan supaya kontestasi politik yang menjadi polarisasi masyarakat yang memanas, didinginkan lagi. Sehingga tidak terjadi ledakan-ledakan yang menyebabkan instabilitas,” ujar Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.
Selanjutnya melalui manajemen media, Gatot menjelaskan bahwa satuannya akan mengoptimalkan penggunaan media massa dan sosial. Misalnya membuat pesan-pesan pendek melalui media sosial, lalu diviralkan agar menjaga pilkada aman, kondusif, dan tidak mencederai persatuan kesatuan.
Sedangkan melalui kemitraan, Polri bekerjasama melakukan kegiatan fisik. “Jika agama Islam melaksanakan istigosah, tabligh akbar, melaksanakan bakti sosial, olahraga bersama. Kalau nonmuslim bersama pendeta-pendeta, pastor-pastor. Kami membantu kegiatan bersifat fisik di daerah yang kami anggap rawan,” pungkas Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio