

PEMALANG – Dalam rangka lebih meningkatkan kegiatan Ops Bina Kusuma Candi 2020, Polsek Taman Polres Pemalang melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan memasang baner himbauan dilokasi atau tempat rawan terjadinya aksi premanisme dan kejahatan jalanan, Rabu (01/04) pagi
Ops Bina Kusuma Candi 2020 yang mengedepankan upaya pembinaan dan pencegahan yang dilaksanakan oleh Polri kepada masyarakat, perlu ditingkatkan dalam rangka mengurangi penyakit masyarakat yang sering muncul ditengah masyarakat dan sudah membudaya sehingga menimbulkan dampak sosial yang tidak baik di kehidupan masyarakat sehari-hari
Seperti upaya yang dilakukan oleh Polsek Taman Polres Pemalang dalam menekan premanisme dan lainnya, dalam Ops Bina Kusuma Candi 2020 ini, dilakukan oleh anggota Polsek Taman dengan memasang baner himbauan yang berbunyi “Mari Kita Menjauhkan Diri Dari Budaya Premanisme, Prostitusi, Miras, Perjudian, Narkoba Dan Kenakalan Remaja”
Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Taman Kompol Harsono mengatakan, pemasangan baner himbauan tersebut perlu dilakukan supaya dapat dilihat dan dibaca oleh masyarakat, agar masyarakat mengerti serta memahami dan bersama-sama dengan Polri bersedia membantu dalam memberantas kejahatan dan premanisme
“Dengan dipasangnya baner himbauan Ops Bina Kusuma Candi 2020 dilokasi atau tempat rawan terjadinya aksi premanisme dan kejahatan jalanan, diharapkan mampu meminimalisir tindak pidana, disamping itu dengan harapan masyarakat juga dapat dengan cepat menghubungi Polri, sehingga aksi kejahatan lebih mudah di deteksi dan diungkap” terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu juga menambahkan bahwa selain pemasangan baner himbauan dilokasi atau tempat rawan terjadinya aksi premanisme dan kejahatan jalanan, anggota Bhabinkamtibmas dan personil yang melaksanakan patroli juga melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat dan menempelkannya seperti di sekolah, kantor balai desa, rumah warga ataupun tempat strategis lainnya yang sering dikunjungi oleh masyarakat
Siap Jaga Pemalang (SIGAP)